Linux

Pertemuan 1



1. Unix OS

Melakukan fungsi manajemen berkas

Mengendalikan berbagai sumber pada sistem seperti disk dan printer

Mengatur sejumlah pemakaiyang menggunakan sistem bersamaan

Membentuk penjadwalan proses-proses di dalam sistem



2. Keuntungan Linux

Multiuser

Portabilitas

Multitasking

Shell unix

a. modus interaktif
b. modus pemprograman




3. Sejarah Linux

Pada pertengahan 1990 Linux (Cloning dari sistem operasi UNIX yang
diciptakan oleh LINUS TORVALDs dan dipublikasikan pertama kali pada sekitar
tahun 1991). Baru pertama kali di publikasikan linux langsung bersaing dengan
Microsoft . Seiring berjalannya waktu dengan konsepnya yang “Open Source”
(Kode program bisa dilihat dan bisa dikembangkan oleh siapa saja) , dan gratis ,
banyak pemakai terutama di lingkungan kampus .



Macam- macam Distro Linux

Redhat

Mandrake

Slackware

Debian

Suse

WinLinux

Cent OS





Tugas :

Cari Artikel dari salah salah satu Distro Linux yang ada ??!


























Pertemuan 2



Pengenalan Perintah Dasar



Adduser : Membuat user baru pada shell linux

Passwd : Memberi password (kata sandi) pada user yang baru
dibuat

Su_-l : Masuk ke dalam root (super user)

Su_[nama user] : Masuk kedalam user dari user lain

Mkdir : Membuat Direktori baru

Ls : Melihat isi dari direktori

Cd : Mengganti direktori

Pwd : Melihat direktori aktif

Man : Manual Instruksi





Ex : Membuat user baru dengan nama Linux1 dan password : Labc

 root@localhost ]~ adduser_Linux1

 root@localhost ]~ passwd_Linux1



Latihan

1. Masuklah ke dalam user bsi
2. Buatlah satu buah user dengan nama masing-masing
3. Beri password yang telah dibuat dengan : labbsibogor
4. Masuklah kedalam user yang telah kalian buat
5. Lihat isi di dalam user kalian
6. Buatlah dua buah direktori dengan nama Latih1 dan Latih2
7. Masuk kedalam direktori Latih2 dan buat direktori Latih3
8. Lihat posisi direktori aktif
9. Masuk kedalam direktori Latih1 tanpa pindah direktori terlebih dahulu
10. Buatlah dua buah direktori Latih5 dan Latih4 didalam direktori Latih3
11. Lihat posisi direktori aktif
12. Kembali ke posisi awal dan lihat isi direktori
13. Keluar dari user kalian masing-masing






Tugas :

Perintah apa yang digunakan untuk menghilangkan user, merestart system,
menshutdown di shell linux ??? tuliskan cara penulisan di shell dan berikan
contohnya…


















Pertemuan 3



Pengenalan Perintah Dasar



Cat> : Membuat file

Cat>> : Menambahkan isi file

Cat : Membaca isi file

Cp : mengcopy file

Rm : Menghapus file/direktori

Mv : Memindahkan file

Wc : Menghitung jumlah karakter



Latihan

1. Masuk ke dalam Usernya masing-masing.
2. Masuk ke dalam direktori Latih1.
3. Buat file dengan nama tes_1 isi dengan :


* Kelebihan dari Linux adalah :

1. Multi user
2. Portabilitas
3. Multitasking


4. Setelah itu jangan lupa di Simpan
5. Lihat isi latih1
6. Tambahkan isi file tes_1 dengan :


“ Linux di publikasikan dengan Linus Torvalds pada tahun 1991 ”

7. Setelah itu jangan lupa di Simpan lagi
8. Buka file dari tes_1 dan lihat isi filenya…!!
9. Buat file dengan nama tes_2 isi dengan di dalam direktori Latih2


Keuntungan dari Linux adalah :

1. Keamanan jauh lebih tahan daripada sistem yang lain.
2. Adanya open source sehingga kita bisa memodifikasi programnya


10. Setelah itu jangan lupa di Simpan
11. Lihat isi direktorinya
12. Copy file tes_1 dengan nama file baru tes_3
13. Pindahkan file tes_3 di direktori Latih1 ke dalam direktori Latih2
14. Keluar dari direktori latih1.
15. Masuk ke dalam direktori latih2.
16. Lihat isi direktori latih2
17. Lihat jumlah kata, baris dan karakter dari tes _3























Pertemuan 4



Pengenalan Perintah Dasar



Rm_–r : Menghapus direktori beserta isinya

Head : Menampilkan baris atas

Tail : Menampilkan baris bawah

Alias / unalias : Mengubah perintah

Ln : Menyalin file (hardlink)

Ln_-s : Menyalin file (symbolic link)



Latihan

1. Masuklah ke dalam user masing-masing
2. Buat direktori dengan nama linux1 setelah itu masuk kedalam direktori
linux1.
3. Buat kembali direktori didalam linux1 dengan nama linux2.
4. Buat sebuah file dengan nama file2 di dalam linux2, isi dengan :


# Perintah-perintah dasar linux :

* adduser : membuat user baru.

* passwd : membuat password .

* mkdir : membuat direktori baru.

* wc : melihat karakter dalam suatu file.

5. Buat file di dalam direktori linux1 dengan nama file1, isi dengan :

 * cp : copy file.

 * mv : memindahkan / menyalin file .

 * cat : membuat file.

 * rm : menghapus sebuah file.

6. Tampilkan baris awal dan baris ke tiga dari file1

7. Tampilkan baris akhir dari file1.

8. Ubah perintah ls dengan menggunakan nama tampil.

9. Lihat file2 dengan menggunakan perintah tampil.

10. Ubah kembali perintah tampil menjadi ls dengan menggunakan unalias.

11. Mengcopy file1 menjadi file3 ke dalam direktori linux2

12. Menyalin file1 dengan menggunakan hardlink.

13. Menyalin file2 dengan menggunakan symbolic link.

14. Hapus direktori linux2


























Pertemuan 5



Pengenalan Perintah Dasar

Chmod : Hak izin Akses

Gzip : Mengkompress file

Zcat : Melihat isi file compress

Gunzip : Menormalkan file compress

Echo : Membuat, menambahkan, melihat file



Latihan

1. Login dengan nim dan password yang telah dibuat sebelumnya.
2. Buat direktori baru dengan nama lat1 setelah itu masuk kedalam
direktorinya.
3. Buat file di lat1 dengan nama F1, isi dengan :


“ Hidup itu indah buatlah menjadi bermakna dan bermanfaat untuk orang
lain.”

4. Buat kembali direktori baru didalam lat1 dengan nama lat2.
5. Buat sebuah file dengan nama F2 di dalam lat2, isi dengan :


“ Hidup itu penuh dengan tantangan, jangan takut akan gagal ”

“ Karena kegagalan bukan akhir dari suatu kehidupan “

6. Tambahkan kalimat di file F2 “ Tetapi awal dari sebuah kehidupan untuk
menjadi lebih baik “ dengan menggunakan echo .
7. Tampilkan semua baris dari file F2.
8. Tampilkan file F2 dari baris ke dua hingga terakhir.
9. Setelah itu kompres file F1 yang ada di lat1.
10. Lihat file yang telah dikompres dengan menggunakan zcat.
11. Normalkan kembali file F1 yang telah dikompres.
12. Salin file F1 menjadi LN1 dengan menggunakan symbolic link
13. Ubah ijin akses lat2 menjadi drwxrw-rwx
14. Setelah itu copy file F1 yang ada di lat1 ke dalam lat2
15. Lihat isi direktori lat2 di posisi awal





































Pertemuan 6



QUIS 1



1. Buat user dengan menggunakan NIM_Nama (Cth. 12089350_Deyanda)
dan buat password dengan nama labc kemudian masuk ke dalam user
masing-masing.
2. Buat direktori baru dengan nama quiz1 dan buat sebuah file dengan nama
Q1 dalam direktori yang telah dibuat.
3. Isilah file Q1 dengan :


 “ Jangan lupa yach UTS …”

4. Lihat file Q1 dan Tambahkan isi file Q1 dengan :


 “ Jangan lupa belajar dan berdoa … SEMANGAT… !!! “

5. Buat kembali direktori baru dalam direktori quiz1 dengan nama quiz2
6. Buat sebuah file Q2 dalam direktori quiz2, isilah file Q2 dengan :


 “ Keterlambatan 10 menit dan datang tepat waktu !!!! “

7. Tambahkan kalimat “ Kalau datangnya telat Yuk Bye... Bye di file Q2
dengan perintah echo.
8. Ubah perintah cat dengan nama “lihat“, kemudian buka file Q2 dengan
perintah lihat.
9. Salin file Q2 dengan nama Q3 menggunakan symbolic link.
10. Hapus file Q2 dan buka file Q3
11. Ubah ijin akses quiz1 menjadi drwx--xrwx
12. Kemudian copy file Q1 yang ada di quiz1 ke dalam direktori quiz2
13. Hapus User masing-masing



















Pertemuan 7

1. Buat user dengan menggunakan NIM dan password menggunakan labc
kemudian masuk ke dalam user masing-masing
2. Buat direktori baru dengan nama TES setelah itu buat file dengan nama file1
isi file dengan :


 “Tanggal .... kalian UTS Praktek “

3. Buat direktori baru dengan nama TES_2 didalam direktori TES dan buat
file dengan nama file2 kemudian isi file dengan :


 “Jangan lupa bawa KTM dan KRS “

 “Keterlambatan maksimal 10 menit “

4. Tambahkan isi file file2 “Good luck yah….!!!! “ dengan perintah echo.
5. Tampilkan hanya baris ketiga dari file file2
6. Ubah ijin akses direktori TES menjadi drwxr--rwx dan copy file file2
yang ada di TES_2 menjadi TES_3 ke dalam direktori TES
7. Copy file file1 yang ada di TES menjadi file3
8. Ubah nama file file3 menjadi file4 dan pindahkan ke direktori TES_2
9. Kompres file file1, buka filenya kemudian normalkan kembali.
10. Salin file file1 dengan menjadi SYMBOLIC menggunakan symbolic link .
11. Kemudian salin file file1 menjadi HARDLINK dengan menggunakan
hardlink.
12. Hapus file file1 dan hapus User masing-masing.

Pertemuan 8



Pengenalan Perintah Dasar Editor Vi



Vi : Memulai vi tanpa membuka file apapun

Vi_nmfile : Membuka / membuat sebuah file

Vi_nmfile1_nmfile2 : Membuka / membuat 2 buah file secara besamaan

:w : Menyimpan file di editor vi

:q : Keluar tanpa menyimpan file di editor vi

:wq! : Menyimpan dan keluar sebuah file di editor vi

I : Memulai mennyispkan teks (insert)



Latihan

1. Login kedalam user masing-masing
2. Buat file dengan nama merah menggunakan editor vi


 Hari ini saya sedang mengerjakan latihan editor Vi

 Saya yakin saya bisa memahaminya dengan cepat

3. Simpan tanpa keluar dari editor vi
4. Sisipkan kalimat “ Di Lab C yang sejuk dan indah “ diantara baris 1 dan 2
5. Keluar dan simpan dari editor vi
6. Buat direktori dengan nama ungu
7. Copy file merah dengan biru kedalam direktori ungu
8. Zip file merah dan buka filenya
9. Pindahkan file merah kedalam direktori ungu
10. Rubah izin akses file biru menjadi hanya dapat dibaca, ditulis dan dijalankan
oleh user.



























Pertemuan 9



Ekspresi tak beraturan dalam Editor vi



Pergerakan Kursor :

1. h, j, k, l : ke kiri, bawah, atas, dan kanan

2. 2 : ke baris selanjutnya dengan melompati 2 baris

3. $ : ke huruf terkahir baris tersebut

4. W,w : Ke kanan pada awal kata

5. B, b : ke kiri pada awal kata

6. gg : Ke huruf pertama baris pertama halaman pertama

7. n gg : ke huruf pertama baris ke-n

8. ( : ke awal baris

9. ( : ke akhir baris

10. 0 : Ke huruf pertama baris tersebut



Pengeditan teks :

1. a : Menyisipkan kata mulai dari kiri kursor setelah kursor bergeser satu huruf ke kanan

2. A : Menyisipkan kata pada posisi akhir dari baris

3. i : Menyisipkan teks mulai dari kiri kursor

4. I : Menyisipkan teks di awal baris

5. o : Membuka satu barus baru dan menyisipkan teks di bawah baris yang sekarang

6. O : Membuka saru baris dan menyisipkan teks di atas baris yang sekarang



Latihan










































Pertemuan 10



Penghapusan teks :

1. nx : Menghapus n karakter dari posisi kursor

2. nX : Menghapus n karakter dari posisi kata di depan kursor

3. ndw : Menghapus n kata dari posisi kursor

3. ndd : Menghapus n baris

4. D : menghapus satu baris dan membentuk baris baru

5. d0 : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris



Salin dan Tempel

1. yy : menyalin satu baris pada posisi kursor

2. nyy : menyalin sebanyak n baris pada posisi kursor

3. nyw : menyalin sebanyak n kata dari posisi kursor

4. p : menempel data di akhir baris yang sedang aktif

5. P : menempel data di awal baris yang sedang aktif

6. u : untuk mengembalikan perintah – perintah yang telah dilakukan



Latihan






















































Pertemuan 11



Ekspresi beraturan pada editor Vi

Pencarian string



1. /huruf : mencari huruf pada setiap baris yang terdapat di dalam file tersebut

2. /kata : mencari kata pada setiap baris yang terdapat di dalam file tersebut

3. /[0-9] : mencari angka pada setiap baris yang terdapat di dalam file tersebut

4. /[Uu]nik : mencari kata unik yang diawali huruf besar atau kecil



Latihan






































































Pertemuan 12



Perintah pengeditan teks pada Ekspresi beraturan :

A. perintah yang di awali :1,$ dan di akhiri dengan /g , maka perintah tersebut
berlaku untuk semua kata / huruf (posisi kursor bisa dimana saja bole)
B. perintah yang hanya di awali :s perintah tersebut hanya berlaku untuk satu kata
/ huruf ( posisi kursor di depan kata / huruf yang mau diganti)
1. :s/kata_awal/kata_ganti : mengganti satu kata dengan kata yang
diinginkan
2. :1,$s/kata_awal/kata_ganti/g : mengganti semua kata dengan kata yang
diinginkan
3. :s/[a-z]/\u& : mengganti satu huruf kecil menjadi huruf
kapital
4. :1,$s/[a-z]/\u&/g : mengganti semua huruf kecil menjadi huruf
kapital
5. :s/[A-Z]/\l& : mengganti satu huruf kapital dengan huruf
kecil
6. :1,$s/[A-Z]/\l&/g : mengganti semua huruf kapital menjadi huruf
kecil
7. :1,$s/[0-9]//g : menghapus semua angka yang terdapat dalam
file tersebut
8. :1,$s/^[0-9]//g : menghapus semua alphabet/huruf yang ada
dalam file tersebut
9. :1,$s/^/#/g : menysipkan tanda # pada awal baris
10. :1,$s/$/#/g : menyisipkan tanda # pada akhir baris
11. :g/kata/d : menhapus satu baris yang didalamnya terdapat
kata yang dimaksud







































Quiz 1



1. Login dengan menggunakan user bsi.
2. Ubah user bsi itu menjadi root.
3. Dengan menggunakan user root buatlah sebuah user dengan nama anda sendiri.
4. Berikan password untuk user yang telah dibuat dan loginlah dengan menggunakan
user tersebut di dalam shell yang sedang berjalan.
5. Keluar dari shell dan loginlah kembali dengan user yang telah dibuat.
6. Buatlah sebuah directory dengan nama UAS di dalam directory nama user
7. Buatlah sebuah file dengan nama ujian_akhir1 dengan menggunakan editor vi dan
ubahlah hak izin aksesnya menjadi ( -rw-rwxrw- ).




Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses

Tapi sukses itu sendiri sesungguhnya adalah sebuah jalan

Untuk mencapai titik puncak yang kita harapkan

Jadilah yang kesatu dalam mendapatkannya



8. Buatlah sebuah baris baru diantara baris kedua dan ketiga dan ketikkan kata “
123456789 “
9. Gantilah kata kesatu dengan kata “ Pertama “
10. Carilah kata “ puncak “ dan ubahlah hurufnya menjadi capital / huruf besar.
11. Carilah kata – kata numeric yang terdapat di dalam file ujian_akhir1
12. Hapuslah baris kesatu didalam file ujian_akhir1
13. Ubahlah seluruh kata yang ada di dalam file ujian_akhir menjadi huruf besar
14. hapuslah seluruh kata numeric yang ada di dalam file ujian_akhir1
15. Sisipkanlah lambang “ ^ “ di seluruh depan baris pada file ujian_akhir1, simpan
dan keluarlah dari editor vi.







































Quiz 2

1. Login dengan menggunakan user bsi.

2. Ubah user bsi itu menjadi root.

3. Dengan menggunakan user root buatlah sebuah user dengan nama anda
sendiri.

4. Berikan password untuk user yang telah dibuat dan loginlah dengan
menggunakan user tersebut di dalam shell yang sedang berjalan.

5. Keluar dari shell dan loginlah kembali dengan user yang telah dibuat.

6. Buatlah sebuah directory dengan nama Ujian di dalam directory nama user

7. Buatlah sebuah file dengan nama ujian_uas1 dengan menggunakan editor vi
dan ubahlah hak izin aksesnya menjadi ( -rwxrw-rwx )



Tak selamanya mendung itu dating

Tak selamanya kemarau berkepanjangan

Kesejukan dan keindahan pasti akan dating

Walau sepercik cahaya dan setetes embun

Namun akan menyejukkan lading Qolbu yang gersang



8. Buatlah sebuah file kosong baru dengan nama ujian_uas2 .

9. Simpan dan keluarlah dari editor vi , serta bukalah 2 file ujian_uas1 dan
ujian_uas2 secara bersamaan dengan tampilan file1 yang terbuka.

10. Copykan semua baris yang ada di file ujian_uas1 ke dalam file ujian_uas2.

11. Masuklah ke dalam file yang kedua ( ujian_akhir2 ) dan ubahlah seluruh kata
menjadi huruf besar.

12. Tambahkan sebuah baris baru diantara baris ketiga dan keempat dengan kata
“124456789 “.

13. Carilah angka 4 di dalam file ujian_uas2 dan hapuslah seluruh numeric
sehingga tersisa angka 4

14. Sisipkanlah lambang “ *“ di seluruh akhir baris pada file ujian_uas1.

15. Ubahlah seluruh kata yang ada di dalam file ujian_uas1 menjadi huruf kecil ,
simpan dan keluarlah dari editor vi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Materi Penulisan Tugas Akhir (MPTA)

Sistematika Penulisan TUGAS AKHIR / SKRIPSI

a.      Bagian Awal
                         i.        Halaman Judul TA atau Skripsi
meliputi informasi Judul TA atau Skripsi, Subjudul : Studi kasus atau Studi Literatur, tulisan : ”Tugas Akhir” atau “Skripsi”, Nama dan NPM mahasiswa, Logo institusi, Nama institusi, Jurusan, Program Studi dan tahun (seperti contoh pada lampiran).
                       ii.        Lembar pengesahan
untuk pengesahan laporan TA atau Skripsi oleh ketua Jurusan dan dosen pembimbing
                     iii.        Abstrak
adalah suatu sinopsis yang menggambarkan isi keseluruhan laporan TA atau Skripsi yang meliputi minimal empat paragraf. Paragraf pertama berisi tema pokok atau uraian singkat topik TA atau Skripsi. Paragraf kedua berisi batasan tema pokok dan alasannya. Paragraf ketiga berisi Metoda atau Teknik yang dipakai dalam TA atau Skripsi. Paragraf keempat berisi hasil yang telah dicapai dalam TA atau Skripsi serta kesimpulan sementara. Abstrak ditulis dalam satu spasi.
                     iv.        Kata Pengantar
berisi pernyataan penghargaan penulis kepada dosen pembimbing, dosen penguji, dosen-dosen lain yang terlibat dan pihak-pihak yang berjasa dalam penyelesaian penulisan TA atau Skripsi selain pihak keluarga
                       v.        Daftar isi
sesuai urutan penulisan mulai dari abstrak sampai lampiran
                     vi.        Daftar gambar, tabel dan simbol (jika ada)

b.      Bagian Inti
i.         Bab I. Pendahuluan:
Berisi latar belakang, identifikasi dan batasan masalah, maksud dan tujuan, metodologi, waktu dan lokasi penelitian dan sistematika penulisan.
ii.       Bab II. Landasan Teori
Berisi teori dasar yang mendukung penulisan TA atau Skripsi, mencakup metoda atau teknik yang digunakan, teori tentang permasalahan, uraian singkat perangkat implementasi yang dipakai, dan kerangka penyelesaian masalah. Contoh : Definisi SI yang sudah umum tidak perlu disertakan
iii.     Bab III. Analisis Kebutuhan
Berisi penjelasan tentang hasil pendefinisian kebutuhan dari permasalahan yang dijadikan topik TA atau Skripsi berikut pemodelannya.
Contoh:
Untuk pengembangan program aplikasi sistem informasi :
    • uraian singkat sejarah, struktur organisasi, fungsi unit organisasi
    • prosedur pelaksanaan pekerjaan dari permasalahan
    • uraian hasil analisis kebutuhan sistem informasi, meliputi: deskripsi kebutuhan informasi, deskripsi kebutuhan fungsional, dan pemodelan kebutuhan fungsional, (DFD, DD, dan P-Spec).
iv.  Bab IV. Perancangan
Berisi penjelasan tentang hasil perancangan berikut pemodelannya.
Contoh:
Untuk pengembangan program aplikasi sistem informasi
    • perancangan perangkat lunak meliputi arsitektur dan algoritma program
    • perancangan antar muka perangkat lunak, meliputi struktur menu, tata letak layar, dan tata letak dokumen keluaran
    • perancangan basisdata meliputi diagram E-R, struktur tabel, dan relasi antar tabel
v.   Bab V. Implementasi (D3) atau Implementasi dan Pengujian (S1)
Berisi penjelasan tentang pelaksanaan implementasi berdasarkan pada hasil perancangan. (D3) dan pengujian program aplikasi atau kinerja SI (S1)
Contoh:
Untuk pengembangan program aplikasi sistem informasi (D3):
    • lingkungan implementasi, meliputi penjelasan tentang perangkat keras, platform sistem operasi dan basis data, serta bahasa pemrograman yang digunakan.
    • batasan implementasi
    • implementasi modul program
    • implementasi antarmuka
    • implementasi basis data
    • kasus uji dan tabel hasil pengujian (S1)
vi.  Bab VI. Kesimpulan dan Saran
Berisi kesimpulan (hasil yang berhasil diselesaikan sesuai ruang lingkup batasan masalah) dan saran (terhadap masalah yang belum terselesaikan sebagai pengembangan dan perbaikan-perbaikan) tentang kasus TA atau Skripsi

c.       Bagian Akhir
                             i.    Daftar pustaka : Urutan buku atau informasi situs Internet atau sumber lain,
                            ii.    Lampiran-lampiran, sesuai kasus TA./ Skripsi



CONTOH :
Tugas Akhir Program Diploma 3 / TA.D-3
Judul : ” Perancangan Sistem Informasi Penjualan Tunai Di PT. Niaga Umul Quro Bandung menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 ”
Sistematika Penulisan TA atau SKRIPSI

ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
BAB I. PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah
1.2    Identifikasi Masalah
1.3    Batasan Masalah
1.4    Maksud dan Tujuan
1.4.1           Maksud
1.4.2           Tujuan
1.5    Metodologi
1.5.1           Metodologi Pengumpulan Data
1.5.2           Metodologi Pengembangan Sistem
1.6    Lokasi dan Waktu Penelitian
1.6.1           Lokasi Penelitian
1.6.2           Waktu Penelitian
1.7    Sistematika Penulisan

BAB II. LANDASAN TEORI
                2.1 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
                                2.1.1 Pengertian
                                2.1.2 Teknik Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
                                2.1.3 Perangkat Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
                2.2 Teori tentang masalah yg dibahas
                                2.2.1 Sistem Penjualan
                                                2.2.1.1 Pengertian
                                                2.2.1.2 Macam-macam Penjualan
                2.3 Perangkat Implementasi Sistem
                                2.3.1 Uraian singkat Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0
                                2.3.2 Pemrograman Client Server dengan Visual Basic 6.0

BAB III. ANALISIS KEBUTUHAN
                3.1 Tinjauan Organisasi
                                3.1.1 Sejarah singkat Organisasi
                                3.1.2 Struktur Organisasi dan Uraian Tugas
                3.2 Analisis Sistem ( Sistem berjalan/lama )
                                3.2.1 Prosedur Kerja Sistem Penjualan
                                3.2.2 Identifikasi Dokumen
                                                3.2.2.1  Dokumen Masukan
                                                3.2.2.2. Dokumen Keluaran
3.2.3 Identifikasi Kebutuhan Pemakai ( Kebutuhan akan Sistem rancangan baru, Kemampuan akan sistem yang akan dibuat. )
                3.3 Analisis Kebutuhan Sistem ( Sistem rancangan yg baru )
                                3.3.1 Kebutuhan Informasi
                                3.3.2 Kebutuhan Aplikasi
                                3.3.3 Kebutuhan Perangkat Keras
                3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak ( Sistem rancangan yg baru )
                                3.4.1 Kebutuhan Fungsional Perangkat Lunak
                                3.4.2 Pemodelan Kebutuhan Fungsional
                                                3.4.2.1 Diagram Konteks
                                                3.4.2.2 Diagram Alir Data
                                                3.4.2.3 Kamus Data
                                                3.4.2.4 Spesifikasi Proses
                                3.4.3 Pemodelan Data Konseptual
                3.5 Kriteria dan Batasan sistem ( Sistem rancangan yg baru )*optional           

BAB IV. PERANCANGAN
                4.1 Usulan Struktur Organisasi yg  baru ( Bila ada )
                4.2 Perancangan Sistem Informasi
                                4.2.1 Perancangan Prosedur Kerja Sistem Baru
                4.3 Perancangan Perangkat Keras
                                4.3.1 Arsitektur Konfigurasi Perangkat keras
                                4.3.2 Spesifikasi Perangkat Keras
                                4.3.3 Spesifikasi Perangkat Lunak
                4.4 Perancangan Basis Data
                                4.4.1 Keterhubungan Antar Tabel
                                4.4.2 Deskripsi Tabel
                4.5 Perancangan Perangkat Lunak
                                4.5.1 Arsitektur Perangkat Lunak
                                4.5.2 Antar Muka Pemakai
                                4.5.3 Algoritma Program

BAB V. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
                5.1 Lingkungan Implementasi
                                5.1.1 Perangkat Keras
                                5.1.2 Perangkat Lunak
                5.2 Hasil Implementasi
                                5.2.1 Implementasi Basis Data
                                5.2.2 Implementasi Modul Program
                                5.2.3 Implementasi Antar Muka Pemakai
                5.3 Lingkungan Pengujian
                                5.3.1 Perangakat Keras
                                5.3.2 Perangkat Lunak
                5.4 Pelaksanaan Pengujian

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN
                6.1 Kesimpulan
                6.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA DAN REFERENSI
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Download contoh Tugas Akhir : Klik Disini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Analisa Perancangan Sistem Informasi

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI


Perancangan sistem informasi merupakan pengembangan sistem baru dari sistem lama yang ada, dimana masalah-masalah yang terjadi pada sistem lama diharapkan sudah teratasi pada sistem yang baru.
Sekarang dibahas:
-          Siklus hidup
-          Analisis Perancangan

SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES - SDLC)

Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi adalah sbb:
1.        Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.
2.        Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi
3.        Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak
4.        Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.
5.        Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem informasi dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.
6.        Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.
Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Siklus di atas merupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi dikembangkan dari model klasik di atas.


ANALISIS SISTEM

Alasan pentingnya mengawali analisis sistem:
1.        Problem-solving: sistem lama tidak berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu analisis diperlukan untuk memperbaiki sistem sehingga dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan.
2.        Kebutuhan baru: adanya kebutuhan baru dalam organisasi atau lingkungan sehingga diperlukan adanya modifikasi atau tambahan sistem informasi untuk mendukung organisasi.
3.        Mengimplementasikan ide atau teknologi baru.
4.        Meningkatkan performansi sistem secara keseluruhan.

Batasan analisis sistem:
Aktifitas yang dilakukan dalam analisis sistem harus dapat menjawab pertanyaan umum, sbb:
1.        Sistem baru apakah yang akan dibangun? atau
2.        Sistem apakah yang akan ditambahkan atau dimodifikasi pada sistem lama yang sudah ada?

Untuk itu secara detail harus dijawab pertanyaan-pertanyaan:
1.        Informasi apakah yang dibutuhkan?
2.        Oleh siapa?
3.        Kapan?
4.        Dimana?
5.        Dalam bentuk apa?
6.        Bagaimana cara memperolehnya?
7.        Dari mana asalnya?
8.        Bagaimana cara mengumpulkannya?

Proposal mengadakan analisis sistem:
Berisi:
1.        Definisi yang jelas dan konsisten tentang alasan untuk analisis
2.        Definisi batasan analisis yang akan dilakukan
3.        Identifikasi fakta yang akan dikumpulkan dan dipelajari selama analisis
4.        Identifikasi sumber dimana fakta dapat diperoleh
5.        Uraian tujuan dan kendala yang mungkin dalam analisis
6.        Proyeksi kemungkinan masalah yang akan terjadi selama analisis
7.        Jadwal tentatif analisis


Sumber-sumber fakta yang dapat dipelajari untuk analisis sistem:
1.        Sistem yang ada
2.        Sumber internal lain: orang, dokumen, dan hubungan antara orang-organisasi atau fungsi ada
3.        Sumber External: interface dengan sistem lain, seminar, vendor, jurnal, textbook dan informasi atau ilmu lain yang berada diluar sistem

Kerangka Analisis:
1.        Analisis terhadap level pembuat keputusan (manajemen organisasi): menganalisa organisasi, fungsi dan informasi yang dibutuhkan beserta informasi yang dihasilkan.
2.        Analisis terhadap flow informasi: mengidentifikasi informasi apa yang diperlukan, siapa yang memerlukan, dari mana asalnya.
3.        Analisis terhadap input dan output.
Dalam analisis ini digunakan teknik dan alat bantu, a.l: interview, questionaire, observation, sampling and document gathering, charting (organisasi, flow, dfd, ER, OO, dll), decision table and matric

Laporan hasil analisis:
Laporan hasil analisis harus berisi:
1.        Uraian alasan dan scope (batasan) analisis
2.        Deskripsi sistem yang ada dan operasinya.
3.        Uraian tujuan (objektif) dan kendala sistem
4.        Deskripsi tentang masalah-masalah yang belum teratasi dan potensi masalah
5.        Uraian tentang asumsi-asumsi yang diambil oleh analis sistem selama proses analisis
6.        Rekomendasi-rekomendasi sistem yang baru dan kebutuhannya untuk desain awal
7.        Proyeksi kebutuhan sumber daya dan biaya yang diharapkan termasuk dalam desain sistem baru atau memodifikasinya. Proyeksi ini termasuk kelayakan untuk proses selanjutnya.
Yang terpenting adalah bagian 6 dan 7.

Katagori aspek kelayakan:
1.        Kelayakan teknis: kelayakan perangkat keras dan perangkat lunak.
2.        Kelayakan ekonomi: apakah ada keuntungan atau kerugian, efisiensi biasa operasional organisasi.
3.        Kelayakan operasi: berhubungan dengan prosedur operasi dan orang yang menjalankan organisasi
4.        Kelayakan jadwal: dapat menggunakan model-model penjadwalan seperti PERT dan GANTT CHART. Apakah jadwal pengembangan layak atau tidak.

Hasil akhir analisis sistem (keputusan):
1.        Hentikan pekerjaan, karena proposal tidak layak.
2.        Tunggu beberapa saat, karena masih ada pertimbangan lain.
3.        Modifikasi, manajemen memutuskan untuk memodifikasi prososal dengan subsistem lain.
4.        Proses dengan syarat, ada persyaratan kelayakan.
5.        Proses tanpa syarat, semua syarat terpenuhi. Proposal diterima dan proses dilanjutkan ke desain awal.

PERANCANGAN SISTEM


Analisis sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan what? Sedangkan desain digunakan untuk menjawab pertanyaan how? Desain berkonsentrasi pada bagaimana system dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis.

Elemen-elemen pengetahuan yang berhubungan dengan proses desain:
1.        Sumber daya organisasi: bertumpu pada 5 unsur organisasi, yaitu: man, machines, material, money dan methods.
2.        Informasi kebutuhan dari pemakai: informasi yang diperoleh dari pemakai selama fase analisis sistem.
3.        Kebutuhan sistem: hasil dari analisis sistem.
4.        Metode pemrosesan data, apakah: manual, elektromechanical, puched card, atau computer base.
5.        Operasi data. Ada beberapa operasi dasar data, a.l: capture, classify, arrange, summarize, calculate, store, retrieve, reproduce dan disseminate.
6.        Alat bantu desain, seperti: dfd, dcd, dd, decision table dll.

Langkah dasar dalam proses desain:
1.        Mendefinisikan tujuan sistem (defining system goal), tidak hanya berdasarkan informasi pemakai, akan tetapi juga berupa telaah dari abstraksi dan karakteristik keseluruhan kebutuhan informasi sistem.
2.        Membangun sebuah model konseptual (develop a conceptual model), berupa gambaran sistem secara keseluruhan yang menggambarkan satuan fungsional sebagai unit sistem.
3.        Menerapkan kendala2 organisasi (applying organizational contraints). Menerapkan kendala-kendala sistem untuk memperoleh sistem yang paling optimal. Elemen organisasi merupakan kendala, sedangkan fungsi-fungsi yang harus dioptimalkan adalah: performance, reliability, cost, instalation schedule, maintenability, flexibility, grouwth potensial, life expectancy. Model untuk sistem optimal dapat digambarkan sebagai sebuah model yang mengandung: kebutuhan sistem dan sumber daya organisasi sebagai input; faktor bobot terdiri atas fungsi-fungsi optimal di atas; dan total nilai yang harus dioptimalkan dari faktor bobot tersebut.
4.        Mendefinisikan aktifitas pemrosesan data (defining data processing activities).
Pendefinisian ini dapat dilakukan dengan pendekatan input-proses-output. Untuk menentukan hal ini diperlukan proses iteratif sbb:
a.        Mengidentifikasn output terpenting untuk mendukung/mencapai tujuan sistem (system’s goal)
b.        Me-list field spesifik informasi yang diperlukan untuk menyediakan output tersebut
c.        Mengidentifikasi input data spesifikik yang diperlukan untuk membangun field informasi yang diperlukan.
d.        Mendeskripsikan operasi pemrosesan data yang diterapkan untuk mengolah input menjadi output yang diperlukan.
e.        Mengidentifikasi elemen input yang menjadi masukan dan bagian yang disimpan selama pemrosesan input menjadi output.
f.         Ulangi langkah a-e terus menerus samapi semua output yang dibutuhkan diperoleh.
g.        Bangun basis data yang akan mendukung efektifitas sistem untuk memenuhi kebutuhan sistem, cara pemrosesan data dan karakteristik data.
h.        Berdasarakan kendala-kendala pembangunan sistem, prioritas pendukung, estimasi cost pembangunan; kurangi input, output dan pemrosesan yang ekstrim
i.         Definisikan berbagai titik kontrol untuk mengatur aktifitas pemrosesan data yang menentukan kualitas umum pemrosesan data.
j.         Selesaikan format input dan output yang terbaik untuk desain sistem.

5.        Menyiapkan proposal sistem desain. Proposal ini diperlukan untuk manajemen apakah proses selanjutnya layak untuk dilanjutkan atau tidak. Hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyusunan proposal ini adalah:
a.        Menyatakan ulang tentang alasan untuk mengawali kerja sistem termasuk tujuan/objektif khusus dan yang berhubungan dengan kebutuhan user dan desain sistem.
b.        Menyiapkan  model yang sederhana akan tetapi menyeluruh sistem yang akan diajukan.
c.        Menampilkan semua sumber daya yang tersedia untuk mengimplementasikan dan merawat sistem.
d.        Mengidentifikasi asumsi kritis dan masalah yang belum teratasi yang mungkin berpengaruh terhadap desain sistem akhir.
Sedangkan format dari proposal desain ini sangat berfariasi akan tetapi mengandung hal-hal di atas.

Prinsip Dasar Desain

Ada 2 prinsip dasar desain, a.l:
1.        Desain sistem monolitik. Ditekankan pada integrasi sistem. Resource mana yang bisa diintegrasikan untuk memperoleh sistem yang efektif terutama dalam cost.
2.        Desain sistem modular. Ditekankan pada pemecahan fungsi-fungsi yang memiliki idependensi rendah menjadi modul-modul (subsistem fungsional) yang terpisah sehingga memudahkan kita untuk berkonsentrasi mendesain per modul. Sebuah sistem informasi dapat dipecah menjadi 7 subsistem fungsional, a.l: data collection, data processing, file update, data storage, data retrival, information report dan data processing controls.

Petunjuk umum dalam desain subsistem fungsional sebuah sistem informasi:
1.        Sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi.
2.        Akurasi sumber data sangat tergantung pada banyaknya langkah untuk me-record, collect dan prepare data untuk prosessing. Semakin sedikit langkah semakin akurat.
3.        Data yang  dihasilkan dari sistem berbasis komputer sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke sistem.
4.        Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih kecil dari pewaktuan informasi tersebut diperlukan.
5.        Perlu pemilihan cara pengumpulan data yang paling optimal
6.        Pengumpulan data tidak harus on-line, melainkan tergantung dari kebutuhan informasi.
7.        Semua sumber data harus dapat di validasi dan diedit segera setelah di kumpulkan.
8.        Data yang sudah divalidasi, sebaiknya tidak divalidasi pada proses selanjutnya.
9.        Total kontrol harus segera di cek lagi sebelum dan sesudah sebuah aktifitas prosesing yang besar dilakukan.
10.     Data harus dapat disimpan hanya di 1 tempat dalam basis data kecuali ada kendala sistem.
11.     Semua field data sebaiknya memiliki prosedur entri dan maintenance.
12.     Semua data harus dapat dicetak dalam format yang berarti untuk keperluan audit.
13.     File transaksi harus di maintain paling tidak dalam 1 siklus update ke basis data.
14.     Prosedur backup dan security harus disediakan untuk semua field data.
15.     Setiap file non sequential perlu memiliki prosedur reorganisasi secara periodik.
16.     Semua field data harus memiliki tanggal update/akses penyimpanan terakhir.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS